Arsenal 1-0 Atletico Madrid
Arsenal berhasil mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 1-0 di Emirates Stadium dalam pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions UEFA musim 2025/2026 yang digelar pada Rabu (6/5/2026). Bukayo Saka mencetak gol semata wayang yang membawa The Gunners melangkah ke babak final setelah 20 tahun.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama
Sejak peluit awal dibunyikan, Atletico Madrid yang mengenakan seragam biru langsung tampil menekan dan berupaya mengendalikan tempo permainan. Tim tamu hampir mencuri gol cepat pada menit kedelapan lewat serangan kilat yang tersusun rapi dari lini tengah.
Umpan lambung terukur dari Antoine Griezmann disambut Giuliano Simeone yang bergerak masuk ke kotak penalti dengan timing yang tepat. Sayangnya, umpan tarik yang ia lepaskan gagal dimaksimalkan Julian Alvarez karena tembakannya melenceng dari sasaran.
Beberapa menit berselang, Atletico Madrid kembali menebar ancaman melalui kombinasi umpan-umpan pendek yang cair di sektor tengah. Antoine Griezmann kemudian mengirimkan umpan silang rendah ke tiang dekat, tetapi dua rekannya gagal menyentuh bola karena sigapnya Declan Rice memotong arah serangan.
Memasuki pertengahan babak pertama, ritme pertandingan meningkat dengan duel-duel yang semakin intens di berbagai lini. Pada menit ke-35, dua kejadian sempat memicu pemeriksaan VAR ketika Leandro Trossard terjatuh di kotak penalti usai kontak dengan Antoine Griezmann dan saat tembakan jarak jauh Declan Rice diduga mengenai tangan pemain bertahan Atletico Madrid.
Setelah meninjau tayangan ulang, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran dalam kedua situasi tersebut sehingga pertandingan tetap berlanjut. Keputusan itu membuat tensi laga tetap terjaga, dengan kedua tim terus berusaha mencari celah untuk mencetak gol.
Menjelang turun minum, Arsenal akhirnya memecah kebuntuan melalui gol Bukayo Saka pada menit ke-44. Gol itu berawal dari pergerakan Viktor Gyokeres yang mengirim umpan silang ke arah Leandro Trossard, bola sempat ditepis Jan Oblak sebelum akhirnya disambar Saka dari jarak dekat untuk membawa timnya unggul 1-0 hingga jeda.
Babak kedua
Memasuki paruh kedua pertandingan, Atletico Madrid langsung meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Tekanan demi tekanan dilancarkan dari berbagai sisi, memaksa lini belakang Arsenal bekerja lebih keras menjaga keunggulan tipis mereka.
Peluang emas hadir pada menit ke-51 ketika Giuliano Simeone berhasil memanfaatkan kelengahan lini pertahanan lawan dan masuk ke area berbahaya. Namun, aksi sigap Gabriel Magalhaes dengan blok krusial mampu menggagalkan peluang tersebut, dan setelah tinjauan VAR, wasit tetap tidak memberikan penalti.
Tak lama berselang, Antoine Griezmann kembali mengancam lewat sepakan keras dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut gawang. Penjaga gawang David Raya tampil gemilang dengan refleks cepatnya, menepis bola dan menjaga keunggulan timnya tetap utuh.
Arsenal hampir saja menggandakan skor pada menit ke-66 melalui peluang terbuka yang didapat Viktor Gyokeres di depan gawang. Umpan silang mendatar yang akurat gagal dimaksimalkan dengan baik karena penyelesaian akhirnya justru melambung tinggi di atas mistar.
Memasuki masa injury time, tensi pertandingan mencapai puncaknya dengan tekanan tanpa henti dari pihak Atletico Madrid. Di sisi lain, Arsenal memilih bermain lebih disiplin dan fokus mempertahankan keunggulan di tengah tambahan waktu lima menit yang membuat suasana semakin menegangkan.
Pada momen-momen akhir tersebut, pelatih Diego Simeone dan manajer Mikel Arteta sama-sama menerima kartu kuning akibat protes keras kepada wasit. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 untuk kemenangan Arsenal tidak berubah, memastikan mereka melangkah ke final Liga Champions UEFA dan menjaga asa meraih trofi bergengsi musim ini.
Susunan Pemain

Arsenal (4-2-3-1): David Raya; Ben White, William Saliba, Gabriel Magalhaes, Riccardo Calafiori (Piero Hincapie 58′); Declan Rice, 49-Myles Lewis-Skelly (Martin Zubimendi 73′); Bukayo Saka (Noni Madueke 58′), Eberechi Eze (Martin Odegaard 58′), Leandro Trossard (Gabriel Martinelli 83′); Viktor Gyokeres
Manajer: Mikel Arteta
Atletico Madrid (4-4-2): Jan Oblak; Marc Pubill, Robin Le Normand (Alexander Sorloth 57′), David Hancko, Matteo Ruggeri; Giuliano Simeone (Johnny Cardoso 57′), Marcos Llorente, Koke; Ademola Lookman (Nahuel Molina 57′); Antoine Griezmann (Alex Baena 66′), Julian Alvarez (Thiago Almada 66′)
Pelatih: Diego Simeone
Statistik
Dalam laga yang berakhir 1-0 untuk Arsenal atas Atletico Madrid, kedua tim sebenarnya tampil cukup berimbang meski tuan rumah sedikit lebih dominan. Arsenal mencatatkan 13 tembakan dibandingkan 9 milik Atletico Madrid, namun menariknya keduanya sama-sama hanya menghasilkan 2 tembakan tepat sasaran.
Dari segi penguasaan bola, Arsenal unggul tipis dengan 53% berbanding 47%, yang turut tercermin dari jumlah operan mereka sebanyak 443 dibandingkan 384 milik Atletico Madrid. Akurasi operan kedua tim juga tidak terpaut jauh, yakni 85% untuk Arsenal dan 83% untuk Atletico Madrid, menunjukkan permainan yang relatif rapi dari kedua kubu.
Dalam aspek duel fisik, Atletico Madrid justru lebih sering melakukan pelanggaran dengan total 13 kali, sementara Arsenal mencatatkan 10 pelanggaran sepanjang pertandingan. Arsenal juga lebih unggul dalam situasi bola mati dengan 5 tendangan sudut berbanding 2, sedangkan Atletico Madrid sedikit lebih sering terjebak offside dengan catatan 2 kali dibandingkan 1 milik Arsenal.
Dari sisi disiplin, pertandingan ini tergolong cukup terkendali meski berjalan dengan tensi tinggi. Arsenal hanya menerima 1 kartu kuning, sementara Atletico Madrid mendapatkan 2 kartu kuning, dan tidak ada satu pun kartu merah yang dikeluarkan wasit sepanjang laga.
Man of The Match – Declan Rice
Declan Rice tampil sebagai pemain terbaik dalam laga antara Arsenal melawan Atletico Madrid berkat kontribusinya yang menonjol di berbagai aspek permainan. Ia bermain penuh selama 90 menit dan mencatatkan 56 umpan sukses dari 62 percobaan dengan akurasi mencapai 90 persen, menjadikannya pemain dengan distribusi bola terbanyak di pertandingan tersebut.
Peran Rice juga sangat terasa dalam membangun serangan, terlihat dari dua peluang yang berhasil ia ciptakan serta delapan umpan yang ia kirim ke sepertiga akhir lapangan lawan. Dengan total 75 sentuhan, ia menjadi pusat aliran permainan dan penghubung penting antar lini di skuad Arsenal.
Dari sisi ofensif, kontribusinya tetap efektif meski bukan pemain yang berfokus mencetak gol. Ia mencatatkan satu dribel sukses dari satu percobaan dan sempat terlibat langsung di area kotak penalti lawan, menunjukkan keberaniannya dalam membantu tekanan ke pertahanan Atletico.
Di sektor pertahanan, performa Rice juga sangat solid dengan enam aksi bertahan yang terdiri dari empat tekel sukses, satu blok, dan satu intersep. Ia juga melakukan tiga kali recovery penting yang membantu menjaga keseimbangan permainan, sekaligus memastikan Arsenal tetap mampu mengontrol jalannya laga hingga akhir.
Catatan
Arsenal mencatat pencapaian penting usai laga melawan Atletico Madrid dengan memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di Liga Champions UEFA menjadi 14 pertandingan. Catatan ini melampaui rekor sebelumnya, sekaligus menjadikan Arsenal sebagai satu-satunya tim yang mampu tetap unbeaten dalam 14 laga pertama di satu edisi kompetisi tersebut dari total 44 kasus serupa.
Di sisi kepelatihan, Mikel Arteta juga menorehkan prestasi tersendiri karena akan menjadi manajer termuda kedua yang membawa Arsenal ke final kompetisi Eropa besar pada usia 44 tahun 65 hari. Selain itu, performa konsisten sepanjang musim membuat Arsenal menyamai rekor klub dengan 41 kemenangan di semua ajang, angka yang sebelumnya hanya pernah dicapai pada musim 1970/1971.
Keberhasilan melaju ke final juga mengakhiri penantian panjang Arsenal sejak terakhir kali tampil di partai puncak pada tahun 2006. Jarak 20 tahun tersebut menjadi salah satu yang terpanjang bagi klub Inggris di kompetisi ini, sekaligus menegaskan kebangkitan Arsenal sebagai kekuatan utama di kancah sepak bola Eropa.
Pertandingan Berikutnya
Arsenal akan bertandang ke London Stadium untuk melawan West Ham United dalam pekan ke-36 Premier League musim ini yang digelar pada Minggu (10/5/2026). Di sisi lain, Atletico Madrid akan menghadapi Celta Vigo di Riyadh Air Metropolitano dalam pekan ke-35 La Liga musim ini yang digelar pada Sabtu (9/5/2026). Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di Liga Champions UEFA. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.
●●●
Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan
Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan



