Spanyol vs Argentina
Spanyol akan menghadapi Argentina di New York/New Jersey Stadium dalam pertandingan final Piala Dunia 2026 yang digelar pada Senin (20/7/2026).
Spanyol melaju ke final Piala Dunia 2026 dengan catatan pertahanan yang sangat impresif. La Furia Roja hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen, menjadikan mereka tim dengan lini belakang paling solid di kompetisi ini.
Perjalanan Spanyol dimulai dengan hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde, sebelum bangkit lewat kemenangan telak 4-0 atas Arab Saudi dan mengalahkan Uruguay 1-0 untuk memastikan langkah ke babak gugur. Hasil tersebut memperlihatkan peningkatan performa yang konsisten, terutama dalam menjaga keseimbangan antara pertahanan dan serangan.
Memasuki fase gugur, Spanyol tampil semakin meyakinkan saat menyingkirkan Austria dengan skor 3-0. Mikel Oyarzabal menjadi bintang pertandingan setelah memborong dua gol dan membawa timnya melangkah dengan penuh percaya diri.
Laga perempat final melawan Portugal berlangsung jauh lebih ketat meski Spanyol tampil dominan sepanjang pertandingan. Tim asuhan Luis de la Fuente baru memastikan kemenangan 1-0 melalui gol Mikel Merino pada masa tambahan waktu, sekaligus menegaskan mental juara yang mereka miliki.
Ketangguhan Spanyol kembali terlihat ketika menghadapi Belgia di semifinal. Meski harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk memastikan kemenangan 2-1, dominasi penguasaan bola mencapai 68 persen serta keunggulan dalam penciptaan peluang menunjukkan bahwa mereka layak melangkah ke partai puncak.
Pada laga semifinal menghadapi Prancis, Spanyol tampil sangat efektif sejak awal pertandingan. Gol cepat Mikel Oyarzabal menjadi pembuka jalan menuju kemenangan 2-0 yang memperlihatkan kekuatan kolektif tim di semua lini.

Di sisi lain, Argentina juga melaju ke final dengan perjalanan yang tidak kalah mengesankan meski harus melewati sejumlah pertandingan dramatis. Lionel Messi menjadi sosok sentral dengan torehan enam gol sejak fase grup, termasuk hattrick saat mengalahkan Aljazair 3-0, dua gol ke gawang Austria dalam kemenangan 2-0, serta satu gol sebagai pemain pengganti ketika menundukkan Yordania 3-1.
Memasuki babak gugur, Argentina beberapa kali berada dalam tekanan sebelum akhirnya mampu membalikkan keadaan. La Albiceleste menyingkirkan Tanjung Verde dan Mesir dengan skor identik 3-2, mengalahkan Swiss 3-1 setelah lawan bermain dengan 10 orang, lalu bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Inggris 2-1 melalui kontribusi penting Lionel Messi yang mencatat dua assist bagi Enzo Fernández dan Lautaro Martínez.
Kondisi masing-masing tim
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, diperkirakan tidak akan melakukan banyak perubahan pada susunan pemainnya untuk pertandingan berikutnya. Fabián Ruiz berpeluang kembali menjadi starter di lini tengah setelah tampil sejak dua laga terakhir, sementara Pedri kemungkinan harus memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Di sektor sayap kiri, Alex Baena belum menunjukkan performa yang benar-benar meyakinkan. Meski demikian, Nico Williams masih belum mendapat kesempatan tampil sebagai starter sehingga persaingan di posisi tersebut masih terbuka. Mikel Merino dan Ferran Torres diperkirakan kembali menjadi opsi pergantian pemain pada babak kedua.
Sementara itu, Argentina berpotensi melakukan satu perubahan pada lini tengah. Setelah Giuliano Simeone menjadi starter saat menghadapi Inggris, Rodrigo De Paul memiliki peluang besar untuk kembali mengisi susunan pemain utama pada pertandingan selanjutnya.
Info pemain
Spanyol mengandalkan keseimbangan permainan di lini tengah sebagai senjata utama menuju final Piala Dunia 2026. Duet Rodri dan Fabián Ruiz menjadi motor permainan berkat kemampuan mereka mengatur tempo, menjaga penguasaan bola, sekaligus memberikan perlindungan bagi lini pertahanan.
Selain kekuatan di sektor tengah, Spanyol juga memiliki pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap. Lamine Yamal dinilai bisa menjadi pembeda berkat kecepatan, kreativitas, dan kemampuannya menciptakan peluang di sepertiga akhir lapangan.
Sementara itu, Argentina tetap bertumpu pada pengaruh besar Lionel Messi sepanjang turnamen. Kapten La Albiceleste tampil luar biasa dengan torehan delapan gol dan empat assist, menjadikannya sosok paling menentukan dalam perjalanan Argentina hingga mencapai partai final.
Kemungkinan susunan pemain
Spanyol (4-2-3-1): Unai Simón; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Fabián Ruiz; Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena; Mikel Oyarzabal
Pelatih: Luis de la Fuente
Argentina (4-4-2): Emiliano Martínez; Nahuel Molina, Cristián Romero, Lisandro Martínez, Nicolás Tagliafico; Rodrigo De Paul, Leandro Paredes, Enzo Fernández, Alexis Mac Allister; Lionel Messi, Julián Alvarez
Pelatih: Lionel Scaloni
Head to Head
- Spanyol dan Argentina telah bertemu sebanyak 14 kali di semua ajang. Kedua tim sama-sama mengoleksi enam kemenangan, sementara dua pertandingan lainnya berakhir imbang sehingga rekor pertemuan mereka masih sangat berimbang. Dari seluruh pertemuan tersebut, hanya satu yang terjadi di ajang resmi, yakni pada fase grup Piala Dunia 1966. Saat itu, Spanyol berhasil mengalahkan Argentina dengan skor 2-1.
- Dalam 10 pertandingan terakhir, Spanyol menunjukkan performa yang sangat konsisten dengan meraih tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang tanpa sekalipun menelan kekalahan. Catatan tersebut menghasilkan persentase kemenangan sebesar 70 persen. Sementara itu, Argentina tampil lebih impresif dengan menyapu bersih 10 pertandingan terakhir mereka dengan kemenangan. La Albiceleste juga belum pernah kehilangan poin maupun menelan kekalahan sepanjang periode tersebut.
- Produktivitas kedua tim juga cukup berbeda. Spanyol mampu mencetak 17 gol dan hanya kebobolan tiga kali dalam 10 laga terakhir, dengan rata-rata 1,7 gol per pertandingan serta pertahanan yang sangat solid. Argentina tampil lebih tajam di lini depan dengan koleksi 29 gol dan hanya kebobolan tujuh kali dalam 10 pertandingan terakhir. Rata-rata hampir tiga gol per laga menjadi bukti efektivitas serangan yang dimiliki tim asuhan Lionel Scaloni.
- Apabila melihat performa kandang dan tandang, Spanyol mencatat enam kemenangan serta empat hasil imbang dalam 10 laga kandang terakhir tanpa pernah kalah. Di sisi lain, Argentina membukukan enam kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan dalam 10 pertandingan tandang terakhir mereka.
Lima pertemuan terakhir
- 28/11/2003 (Piala Dunia U-20) Argentina 2-1 Spanyol
- 12/10/2006 (International Friendly) Spanyol 2-1 Argentina
- 15/11/2009 (International Friendly) Spanyol 2-1 Argentina
- 08/09/2010 (International Friendly) Argentina 4-1 Spanyol
- 28/03/2018 (International Friendly) Spanyol 6-1 Argentina
Lima pertandingan terakhir Spanyol
- 27/06/2026 (Piala Dunia) Uruguay 0-1 Spanyol
- 03/07/2026 (Piala Dunia) Spanyol 3-0 Austria
- 07/07/2026 (Piala Dunia) Portugal 0-1 Spanyol
- 11/07/2026 (Piala Dunia) Spanyol 2-1 Belgia
- 15/07/2026 (Piala Dunia) Prancis 0-2 Spanyol
Lima pertandingan terakhir Argentina
- 28/06/2026 (Piala Dunia) Yordania 1-3 Argentina
- 04/07/2026 (Piala Dunia) Argentina 1-1 Tanjung Verde
- 07/07/2026 (Piala Dunia) Argentina 3-2 Mesir
- 12/07/2026 (Piala Dunia) Argentina 1-1 Swiss
- 16/07/2026 (Piala Dunia) Inggris 1-2 Argentina
Tips Taruhan
Argentina diprediksi mampu mencetak gol, tetapi Spanyol dinilai memiliki kualitas yang cukup untuk mencetak lebih banyak gol. Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat sebelum La Furia Roja akhirnya keluar sebagai pemenang di New York/New Jersey Stadium.
SBOTOP memberikan prediksi skor akhir: Spanyol 2-1 Argentina
| PENJELASAN SINGKAT TENTANG NILAI ( |
|||
|---|---|---|---|
Disclaimer: Odds telah sesuai pada saat penulisan.
●●●
Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan
Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan



