Mencari aksi seru lainnya?

SBOTOP memiliki banyak hal untuk Anda

Kunjungi www.sbotop.com
untuk melihat game menarik dan penawaran eksklusif

Untuk informasi lebih lanjut:
Email kami di [email protected]

KUNJUNGI SEKARANG

SBOTOP APP Welcome Freebet – ID
countdown banner

Gagal Lagi, Brasil kandas di babak 16 besar World Cup 2026

Kegagalan Brasil di World Cup 2026     

Brasil harus kembali menelan kegagalan, pada World Cup 2026 mereka hanya bertahan hingga babak 16 besar setelah kalah oleh Norwegia dengan skor tipis 2-1. Gagalnya Brasil di World Cup 2026, menjadi kegagalan kesekian kalinya setelah mereka terakhir kali menjadi juara pada tahun 2002.

 

Kisruh Pemilihan Pemain Brasil

Brasil sudah riuh saat pemanggilan pemain untuk World Cup 2026, nama Neymar yang didesak para suporter Brasil untuk dibawa ke dalam skuad padahal sang pemain mengalami cedera pada saat itu. Alhasil sang pelatih Ancelotti tersebut membawa mantan Barcelona ke dalam skuad.   

Dengan dibawanya Neymar ke dalam skuad, Ancelotti dengan terpaksa harus meninggalkan Joao Pedro, padahal sang pemain menjadi tulang punggung Chelsea dengan mencetak 15 gol dan empat assist dari 35 laga Premier League di musim lalu.    

Ancelotti pun membawa nama-nama striker yang bisa bermain di posisi nomor sembilan diantaranya Igor Thiago, Endrick, Neymar dan Mateus Cunha. Dari nama-nama tersebut, hanya Mateus Cunha yang tampil apik di World Cup dengan mencetak tiga gol dari lima laga.   

Selain bermasalah dengan tumpulnya lini depan, Brasil juga terlihat kekurangan pemain di lini belakang khususnya sisi kiri dan kanan. Tim samba masih mengandalkan Danilo yang sudah berusia 34 tahun di sisi kiri pertahanan dan Douglas Santos yang berusia 32 tahun dan bermain di Zenit

Brasil sebenarnya mempunyai nama Wesley Franca yang bermain apik bersama AS Roma di sepanjang musim lalu namun sialnya sang pemain harus mengalami cedera dan akhirnya tak dibawa ke World Cup 2026. Krisis pemain di lini belakang tersebut akhirnya menjadi titik lemah tim Samba di turnamen tersebut. 

 

Cedera Pemain Buyarkan Semuanya

Cedera sudah menghantui para skuad Brasil sebelum World Cup 2026, Wesley Franca menjadi contoh bagaimana pemain penting yang siap diandalkan Brasil akhirnya tidak masuk skuad. Tak hanya Franca, Rodrygo juga harus absen di turnamen ini karena mengalami cedera. 

Neymar menjadi pengecualian, sang pemain sebenarnya masih mengalami cedera namun masih dibawa ke dalam skuad karena tekanan dari suporter Brasil. Terbukti Neymar hanya bermain di beberapa laga saja dan hanya masuk dari bangku cadangan. 

Lalu setelah turnamen World Cup 2026 berlangsung, Brasil juga harus kehilangan Raphinha yang mengalami cedera. Pemain Barcelona tersebut mengalami cedera hamstring pada saat Brasil berhasil menang melawan Haiti di laga kedua World Cup 2026.

Statistik Brasil di World Cup 2026.
Brasil gagal di World Cup 2026 karena sejumlah pemain yang mengalami cedera

Saat mengalami cedera, Raphinha mengaku sangat terpukul dengan apa yang ia alami. Ia mengaku selalu menuntut banyak dari dirinya sendiri, ia pun mengaku akan melakukan segalanya untuk segera pulih dan kembali ke skuad Brasil di World Cup 2026.

“Saya akan melakukan segala daya upaya untuk pulih dan kembali secepat mungkin. Saya ingin berada di samping rekan-rekan setim saya, berjuang untuk mencapai tujuan kami, dan terus memberikan yang terbaik untuk menghormati seragam ini dan membawa kegembiraan bagi para penggemar Brasil. Saya tetap kuat,” ujar Raphinha.

Hingga akhirnya Raphinha melewatkan laga melawan Jepang di babak 32 besar, dan bisa kembali di babak 16 besar dengan duduk di bangku cadangan. Namun akhirnya Brasil harus tersingkir setelah kalah dengan skor tipis 2-1 dengan dua gol yang dicetak oleh Haaland.

 

Taktik Ancelotti dan Eksekusinya di Lapangan

Kita tak perlu meragukan taktik pelatih senior Ancelotti dengan trofi segudang yang pernah ia mainkan. Namun khusus di World Cup 2026 kali ini, Ancelotti terlihat mempunyai opsi terbatas dengan salah satunya karena beberapa pemain yang mengalami cedera.

Saat masih melatih Real Madrid, Ancelotti kerap mengandalkan Vinicius dan Rodrygo namun kali ini ia hanya bisa mengandalkan Vinicius saja. Lalu di posisi striker, Ancelotti sangat menyukai penyerang dengan atribusi komplit, dengan bisa menjadi ujung tombak dan bisa juga menjadi pemantul.

Namun hal tersebut ia tidak miliki di skuad Brasil, Igor Thiago masih mentah meskipun menjadi top skor kedua di Premier League musim lalu. Nama yang paling mendekati sebenarnya ada pada nama Joao Pedro dan Richarlison namun kedua tersebut tidak dilibatkan dalam skuad.

Hingga akhirnya Ancelotti bisa mengandalkan Mateus Cunha sebagai ujung tombak dan terbukti berhasil dengan bisa mencetak tiga gol dari lima laga World Cup 2026. Sialnya Mateus Cunha seorang tidak cukup, nama-nama lain seperti Endrick dan Neymar drop di turnamen tersebut. 

Lini belakang sebenarnya menjadi titik lemah Brasil di World Cup 2026, di gol Jepang pada babak 32 besar, terlihat kesalahan fatal Danilo yang membuat Jepang akhirnya bisa mencetak gol. Lalu di laga Norwegia, Gabriel Magalhaes terbukti menjadi titik lemah dan dieksploitasi oleh Haaland. 

Tak ada yang salah dari taktik Ancelotti untuk timnas Brasil di World Cup 2026 kali ini, kegagalan timbul karena opsi pemain yang terbatas yang membuat sang pelatih tidak bisa mengeksplor lebih permainan tim samba. Hingga akhirnya mereka harus usai di babak 16 besar World Cup 2026.

   

●●●

Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan

Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan

Ikuti kami di Facebook, X, Instagram dan Youtube

Chat Langsung